KUBU RAYA, SP - Pengurus Wilayah Ikatan Alumni IKA PMII Kalimantan Barat masa khidmat 2026–2031 resmi dilantik dalam rangkaian resepsi Harlah ke-66 PMII, yang digelar di Gardenia Resort, Kubu Raya, Minggu (3/5/2026). Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi alumni sekaligus penegasan arah gerak organisasi ke depan, terutama dalam mendorong keadilan pembangunan di daerah.
Ketua Umum PW IKA PMII Kalbar yang baru dilantik, H. Suib, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan yang baru harus memiliki arah dan tujuan yang jelas. Ia menyampaikan bahwa salah satu fokus utama adalah memperjuangkan keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Kalimantan Barat.
“Hari ini kami dilantik, dipastikan harus ada tujuan. Harus ada tujuan bersama yang harus dicapai. Salah satunya yang paling penting adalah sumber daya alam Provinsi Kalimantan Barat ke depannya harus berimbang dan adil dalam pembagian dari Pemerintah Pusat,” ujar Suib.
Ia juga menambahkan bahwa kekayaan sumber daya alam di Kalbar harus benar-benar dikawal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, peran IKA PMII menjadi penting sebagai penghubung aspirasi masyarakat kepada pemangku kebijakan. Suib secara tidak langsung menekankan bahwa perjuangan ke depan bukan hanya sebatas wacana, melainkan harus diwujudkan dalam langkah konkret demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.
Sementara itu, Ketua Umum PB IKA PMII, H. Slamet Ariyadi, dalam sambutannya berharap kepengurusan yang baru mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai pergerakan.
“Kami berharap bahwa dilantiknya saudara juga mampu menjadi garda terdepan untuk menjaga nilai-nilai pergerakan. Dan yang terakhir, saudaraku, sahabat-sahabati bahwa IKA PMII ini adalah amanah sebagai sarana pengabdian sebagai sarana untuk menggerakkan semua milik warga pergerakan dari lapisan bawah hingga lapisan atas sehingga semua warga pergerakan mampu terakomodir,” tegasnya.
Lebih lanjut, Slamet menjelaskan bahwa IKA PMII saat ini memiliki peran strategis sebagai wadah persatuan alumni sekaligus sebagai instrumen distribusi kader di berbagai sektor.
“IKA PMII adalah sebagai salah satu wajah persatuan bagi para alumni pergerakan. Kita bukan lagi mahasiswa, bukan lagi berbicara tentang teori dari meja ke meja, tetapi berbicara secara komplit dan taktis bahwa IKA PMII sebagai sarana pengambilan dan distribusi kader, baik dalam politik, pembangunan, ekonomi, sosial, budaya, ataupun pendidikan,” lanjutnya.
Secara keseluruhan, pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga penegasan komitmen IKA PMII Kalbar dalam mengambil peran strategis untuk mendorong keadilan pembangunan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (mul)